Usaha Baru Berjualan Buku Bekas agar Cepat Laku dan Sukses

Usaha berjualan buku bekas supaya cepat laku merupakan Salah satu dari sekian banyak bisnis yang ada. Bisnis buku bekas termasuk salah satu usaha yang banyak digemari apalagi untuk usaha mahasiswa dalam mencari uang.

Buku bekas menjadi salah satu alternatif bagi pecinta buku untuk menuntaskan harga buku mahal yang dipasarkan di gerai toko buku modern.

Perbedaan dengan bisnis yang lainnya, bisnis buku bekas termasuk salah satu usaha yang tak ada kadaluarsa.

Bisnis buku ialah bisnis pengetahuan yang bersifat abstrak, sehingga skor dari sebuah buku tak dapat ditetapkan dari barang baru dan bekas-nya. Ada kalanya sebuah buku bekas lebih mahal dari buku-buku yang baru dicetak.

Usaha Baru Berjualan Buku Bekas agar Cepat Laku dan Sukses

Untuk itu, para pecinta buku yang tahu akan seluk-beluk buku menganggap, bisnis buku bekas ialah salah satu bisnis yang cukup menjanjikan.

Bagi yang mau bergelut dalam bisnis buku bekas, terdapat beberapa tips yang bisa menjadi bahan pertimbangan.

Supaya bisnis penjualan buku bekas anda kencang laku dan mendatangkan profit.

7 Langkah Sukses Memulai Usaha Buku Bekas yang Menjanjikan untuk Pemula

1. Mengetahui Berbagai Model Buku 

Sudah diceritakan di atas bahwa sebetulnya skor buku tak dapat dinilai dari kata “baru Cetak”.

Maka tugas dari calon pebisnis buku bekas yakni mengenal sebagian judul buku atau buku kunci yang tak jarang diciptakan sebagai acuan.

Dengan kata lain buku yang senantiasa dicari oleh pecinta buku. Untuk mengenal hal demikian, ada bisa melihat berbagai pertimbangkan sebagai berikut.

a. Ikuti perkembangan fase pengajaran.

Fase pengajaran contohnya sekolah dasar, sekolah tingkat pertama, sekolah tingkat atas, dan perguruan tinggi. Dari segmentasi fase pengajaran itu, ketahuilah buku-buku apa sajakah yang selalu diperlukan dan paling banyak dicari.

Jika anak PAUD, SD kelas 6, SMP kelas 3, dan SMA kelas 3, biasanya buku yang mereka cari yaitu buku soal UN, buku Simpulan Materi, dan lain-lain.

Untuk buku PAUD, materi yang banyak dicari yakni buku bergambar atau cerita-cerita bergambar.

Untuk mengenal buku mana yang sering digemari oleh mahasiswa, sebaiknya kita berdiskusi dengan para mahasiswa tiap-tiap jurusan.

Karena tiap-tiap jurusan terdapat buku pembelajaran yang selalu menjadi acuan dari tahun ke tahun. Kalau kita dapat mengatahui kunci-kunci buku yang diperlukan oleh pelajar dan mahasiswa.

Dapat jadi, kita sudah “menggenggam” seperempat kesuksesan dalam bisnis buku bekas ini.

b. Ikuti perkembangan Hobi dan isu terkini musim buku.

Buku novel dan sejenisnya ialah salah satu buku yang popular dan menjadi isu tersendiri di masyarakat.

Fenomena hal yang demikian akan kian dahsyat manakala sebuah buku diciptakan ke dalam sebuah film.

Situasi itu harusnya menjadi peluang bagi pebisnis buku bekas untuk senantiasa mencari barang-barang demikian.

2. Dapatkan Penerbit

Penerbit ialah produsen dari sebuah buku yang beredar di pasaran. Bagi pebisnis buku bekas menjalin kekerabatan dengan para penerbit besar ialah hal yang semestinya untuk dilakukan.

Karena dari penerbit lah kita dapat menerima barang-barang yang kita inginkan. Perlu dipahami bahwa harga buku dari penerbit jauh lebih murah, selisihnya sampai 50% dari harga yang di gerai toko buku.

Apalagi buku yang akan dicuci gudang, biasanya penerbit melelangnya seharga tarif produksi, yang secara khusus bagi mereka buku habis di gudang. Dan dananya dapat diaplikasikan untuk mencetak buku yang lainnya.

Buku yang telah dilelang bisanya buku yang agak lama, atau kurang laku penjualannya. Tapi anda jangan berprasangka bahwa buku yang tak laku oleh penerbit dikatakan sebagai buku yang “mutu rendah”.

Ingat, bahwa mutu buku tak dapat diperhatikan dari stempel “kurang laku”. Karena dapat saja buku demikian tak laku karena imbas sesuatu hal seperti  marketingnya kurang baik, waktu penerbitan yang terlambat (buku UN) dan sebagainya.

3. Recovery Buku

Buku yang sudah disimpan di gudang atau hasil dari return, biasanya kondisi sudah tidak semulus buku yang baru diciptakan. Selalu terdapat cacat, baik dari segi bungkus, segel, maupun penjilidan.

Karenanya hal ini menjadi tugas dari penjual buku bekas untuk mengerjakan recovery  dengan metode berikut.

a. Diusahakan mengetahui teknik penjilidan.

Penjilidan bertujuan untuk membetulkan buku yang cacat karena imbas terhimpit, terterjang. Atau sesuatu hal yang menyebabkan ada lembaran buku yang cacat seperti sampul lepas.

b. Usahakan dapat mengerjakan penyegelan buku dengan plastic shrink.

Kertas segel dari sebuah buku kadangkala bisa kusam, sobek, maupun kumal oleh kotoran dan debu. Tugas anda yakni membetulkan segel plastik dengan yang baru.

Catatan: jangan sekali-kali mengerjakan duplikasi atau memperbanyak buku. Karena bertentangan dengan peraturan dan dapat menjadi perkara, denda yang diberikan juga besar, sekitar 1 milyar rupiah.

4. Diskon atau Harga Murah Buku Bekas

Karena harga yang lebih murah dari harga di gerai buku, penjual buku bekas juga sepatutnya dapat menerapkan diskon.

Ingat, bahwa harga dari penerbit yang melelang buku marginnya benar-benar besar. Sebaiknya kita jangan pelit untuk menerapkan diskon.

Karena masih ada margin yang kita bisa. Lagipula sebagaimana taktik dari pembuatan diskon, bahwa diskon tak mungkin dilakukan sepanjang masa.

Diskon cuma berlalu tertentu (incidental). Seumpama memasuki hari raya, akhir tahun, dan sebagainya.

Semestinya kita ingat bahwa efek dari diskon sangat terasa, sebab akan membuat konsumen berduyun-duyun menghampiri usaha buku bekas anda.

5. Jalin Komunikasi dengan Konsumen

Karena memasarkan secara regular, hal yang wajib dikerjakan yakni upaya “jemput bola”. Menjalin komunikasi atau kedekatan dengan kelompok sosial tertentu seperti dengan kelompok pecinta buku, ukm sekolah dan mahasiswa, jurusan di perguruan tinggi dan sebagainya.

Tujuannya yakni akan mengenal sejauh mana ketertarikan dan buku kuncian. Anda juga dapat menjual produk dalam partai besar.

Hal yang paling penting yakni mencari tokoh kunci seperti ketua jurusan, dosen, guru, ketua angkatan, ketua UKM dan lain-lain.

Mereka merupakan orang-orang yang punya masa dan dapat memberi rekomendasi untuk membeli ke gerai buku anda terhadap murid yang mereka.

6. Member Cart

Kalau kita dapat terkait dengan tokoh-tokoh seperti di nilai 5 di atas, jangan lupa untuk membagikan kartu anggota, apalagi jika memasuki tahun ajaran baru. Bujuk supaya orang-orang dapat memberi rekomendasi dengan membagikan member card.

Tentunya anda memberikan diskon terhadap tokoh yang sudah di jelaskan di atas. Perhitungannya untuk tiap siswa atau mahasiswa baru yang membeli di toko anda akan menerima potongan harga sebanyak 10 persen.

Lalu anda harus memberi bayaran terhadap tokoh tersebut dengan memberikan diskon juga yang lebih besar. Sehingga secara keseluruhan anda akan mengeluarkan potongan sebanyak 20 persen.

Bagi pedagang, potongan harga merupakan batas yang wajar. Apalagi seandainya diperhatikan dari prospek profit yang akan kita temukan. Jauh lebih menggiurkan.

7. Bedah Buku

Kalau kita memiliki daerah yang agak strategis, atau memiliki lahan lebih. Gunakan sebagai daerah untuk bedah buku. Dengan cara demikian, imbasnya yakni toko kita menjadi banyak pengunjung.

Adakan bedah buku di tempat yang banyak orang, contohnya saja seperti di taman atau tempat sekolahan. Selain itu menjual buku yang menarik juga akan menambah ketertarikan orang untuk membeli buku yang anda jual.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai cara memulai usaha jualan buku bekas agar cepat laku dan sukses. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk anda yang masih kebingungan saat mencari ide usaha. Jika ada pertanyaan sil

Tinggalkan komentar