Penelitian Ginjal Bionik Memberi Harapan Hidup Penderita Penyakit Gagal Ginjal

Ginjal adalah bagian organ tubuh yang fungsinya sangat vital pada manusia. Setiap orang pasti memiliki 2 ginjal, dan ginjal tersebut dapat berfungsi secara baik apabila kita menjaga pola makan dan kesehatan kita.

Banyak orang yang meninggal karena mengalami masalah pada ginjalnya. Biasanya kerusakan yang terjadi pada ginjal di sebabkan oleh pola gaya hidup yang kurang sehat serta makan makanan sembarangan.

Hal ini perlu kita cermati dan pahami lebih dalam, bahwa ginjal merupakan salah satu organ dalam manusia yang sangat penting. Baru-baru ini dunia medis di kejutkan dengan adanya temuan tehnologi ginjal bionik.

Penelitian Ginjal Bionik Memberi Harapan Hidup Penderita Penyakit Gagal Ginjal
Penelitian Ginjal Bionik Memberi Harapan Hidup Penderita Penyakit Gagal Ginjal

Ginjal bionic ini sendiri dapat di pasang pada manusia dan memiliki manfaat memberikan kesempatan hidup yang lebih panjang untuk penderita penyakit gagal ginjal.

Nah pembahasan saya kali ini juga akan menyangkut tentang manfaat besar dari ginjal bionik yang membantu memperpanjang hidup penderita penyakit gagal ginjal.

Ginjal bionik ini sendiri memiliki kelebihan yaitu bisa di pasang pada manusia sehingga tidak perlu cuci darah lagi orang yang terkena masalah pada ginjalnya.

Ilmuwan Telah Mengembangkan Ginjal Bionik Setelah Berusaha 20 Tahun, dan Ini Akan Memberikan Bantuan bagi Ribuan Pasien.

Setelah bertahun-tahun penelitian dan tes, para ilmuwan akhirnya akan mampu menangani salah satu masalah kesehatan terbesar bagi orang yang menderita penyakit ginjal.

Mereka berhasil membuat ginjal bionic atau buatan yang akan menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sains.

Baca Juga : 8 Kesalahan Latihan Olahraga yang Paling Sering Dilakukan Oleh Pemula.

Meskipun pengujian pada manusia belum dipakai, sudah ada daftar besar orang yang bersedia mengambil bagian dalam uji coba pertama dari ginjal buatan ini.

Saya sendiri sangat tertarik dalam hal mempelajari teknologi terbaru  yang dapat mengubah dunia.

Apalagi jika teknologi tersebut dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat. Dan kami ingin memberi tahu Anda lebih banyak tentang tekhnologi yang bisa mengubah perawatan kesehatan.

Menurut National Kidney Foundation, sekitar 10% dari populasi dunia menderita penyakit ginjal kronis. Dan sekitar 2 juta orang menerima perawatan untuk gagal ginjal dan harus menjalani dialisis secara teratur untuk memperpanjang masa hidupnya.

Ginjal kita berfungsi sebagai saringan darah yang menghilangkan cairan berlebih dan juga limbah berbahaya dari tubuh kita. Selama proses dialisis, terdapat sebuah alat khusus yang memiliki fungsi sebagai pengganti ginjal.

Alat ini mampu memurnikan darah yang tidak bisa di lakukan pada ginjal yang rusak, jadi alat ini memang di rancang fungsinya seperti ginjal yang asli.

Dahulu sebelum di temukan teknologi ginjal bionic, pasien yang mengalami kerusakan gagal ginjal harus mencuci darah agar bisa menjalani hidup dengan normal.

Namun sekarang sejak adanya teknologi ginjal bionik ini jadi tidak perlu melakukan pencucian darah setiap kerumah sakit. Ginjal bionik yang dikembangkan oleh sekelompok ilmuwan AS harus ditanamkan ke dalam tubuh pasien.

Karena fungsi utamanya adalah memurnikan darah secara terus menerus tanpa harus sering mengunjungi rumah sakit.

Proyek ini dimulai di Vanderbilt University di Amerika Serikat, oleh profesor William H.Fissell dan akan memulai tahap pengujian pada manusia.

Elemen terbesar dari perangkat jenis pertama ini adalah microchip yang dipasang di dalamnya, dan berfungsi untuk proses penyaringan.

Elemen tersebut mengandung sel-sel ginjal hidup yang membuatnya bekerja mirip dengan ginjal manusia.

Ginjal bionik akan memiliki sekitar 15 lapis elemen, membuat proses penyaringan sebaik mungkin. Dr Fissell yakin bahwa tubuh tidak akan menolak perangkat atau alat tersebut.

Maka dari itu ginjal bionik adalah inovasi bio-hybrid yang mengandung sel-sel ginjal hidup yang tumbuh di laboratorium dan berada di luar jangkauan respon imun tubuh.

Ilmuwan itu sendiri berkata , “Masalahnya bukan pada kecocokan imun yang cocok seperti halnya dengan transplantasi organ”.

Para ilmuwan masih memperbaiki ginjal bionik, mengujinya dengan jumlah microchip yang berbeda. Mereka mengharapkan proyek untuk menunjukkan hasil pertama beroperasi di tubuh manusia pada tahun 2020.

Ada pula gejala utama seseorang yang memiliki penyakit ginjal:

  1. seseorang yang mengalami kerusakan pada ginjal biasanya cepat kelelahan.
  2. sering merasakan mual.
  3. terjadi pembengkakan pada kaki.
  4. merasakan gatal yang tidak biasa.
  5. mata dan wajah agak lebam dan aneh.
  6. jumlah urine yang di keluarkan lebih sedikit.

Lalu apa saja Inovasi kesehatan yang menurut Anda sangat kita butuhkan? Tolong berikan komentar di bawah ini ya.

Mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan mengenai terobosan teknologi medis ginjal bionik yang memberikan harapan hidup pada penderita ginjal.

Tinggalkan komentar