Cara Budidaya Kelinci Secara Alami dan Modern Untuk Pemula

Kelinci adalah salah satu hewan ternak yang banyak di pelihara di masyarakat, apalagi untuk anak-anak hobi bermain dengan kelinci.

Alasan mengapa banyak orang yang memelihara hewan ternak yang satu ini adalah memiliki bentuk yang mungil, warna yang bervariasi, bulu halus, dan cocok untuk di jadikan hiasan.

Cara Budidaya Kelinci Secara Alami dan Modern Untuk Pemula

Kelinci bukan hanya di jadikan hewan peliharaan, namun saat ini banyak restoran atau rumah makan yang menyediakan menu makan dari olahan daging kelinci. Contoh makanan seperti sate kelinci, gulai, sop, dan masih banyak lagi.

Jika anda pintar dalam melihat prospek ternak kelinci, maka potensi keberhasilan cukup tinggi karena banyak peminatnya di pasaran.

Memulai bisnis jual ternak kelinci pedaging super sangat menjanjikan, di samping banyak peminatnya di pasaran untuk perawatan juga tergolong mudah.

Harga bibit kelinci pedaging biasa sepasang bisa mencapai ratusan ribu, dan cenderung terjangkau untuk masyarakat umum.

Untuk pemasaran ternak kelinci potong anda tidak usah bingung, karena banyak restoran atau warung makan yang menyediakan menu daging kelinci pasti membutuhkan.

Di Indonesia sendiri ada beberapa tempat penjualan kelinci paling populer seperti pasar kelinci sleman, pasar kelinci lembang, pasar kelinci bogor, dan masih banyak lagi.

Jika anda berminat untuk memulai usaha budidaya kelinci, maka simak secara lengkap artikel di bawah ini.

Tips Usaha Ternak Kelinci yang Baik Agar Cepat Gemuk

Di dunia ini banyak tersebar ras kelinci dan di bagi menjadi beberapa jenis dan golongan. Pengelompokan kelinci berdasarkan kondisi tempat tinggalnya seperti, kelinci liar (Lepus Curpaeums) dan kelinci peliharaan (Oryctolagus Cuniculus).

Di bawah ini merupakan jenis-jenis kelinci yang populer di dunia.

  1. Kelinci Himalayan.
  2. Kelinci bligon.
  3. Kelinci jenis flam.
  4. Jenis pedaging.
  5. Angora.

Terus bagaimana jika masih pemula mau mencoba budidaya kelinci? Cara beternak kelinci yang baik untuk pemula bisa di bilang susah gampang, karena hewan ternak ini memiliki perawatan khusus.

Untuk membuka peternakan kelinci di rumah setidaknya anda wajib menyediakan lahan untuk tempat tinggal kelinci. Selengkapnya untuk cara ternak kelinci bisa anda simak secara lengkap di artikel ini.

1. Kandang Kelinci.

Kandang merupakan salah satu aspek pada saat anda memulai beternak kelinci di rumah. Dalam membuat kandang kelinci tidak harus membuat dengan skala besar, sesuaikan saja dengan modal yang ada atau ruangan yang dimiliki.

Ada beberapa patokan jika anda ingin membangun kandang kelinci yang cocok, salah satunya adalah.

  • Tidak terlalu dekat dengan rumah.
  • Menyediakan tempat makan dan minum di dalam kandang.
  • Mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup.
  • Terdapat ventilasi udara yang cukup.
  • Ada kandang pemisah antara anakan atau bibit dengan indukan.

Jika anda sudah membangun sebuah kandang dengan kriteria di atas, maka kemungkinan besar usaha ternak kelinci anda akan berjalan sesuai rencana.

2. Pemilihan bibit kelinci.

Umumnya di masyarakat hanya mengenal jenis kelinci hias dan pedaging. Untuk harga jual bibit kelinci pedaging di pasaran tergolong lebih murah di bandingkan dengan kelinci hias.

Jika harga bibit kelinci potong hanya puluhan hingga ratusan ribu, untuk kelinci hias jauh lebih mahal lagi.

Apabila anda ingin memelihara kelinci hias pilihlah jenis anggora yang memiliki bulu yang panjang serta warnanya yang cerah.

Namun jika anda ingin fokus membudidayakan kelinci untuk di manfaatkan dagingnya maka pilihlah jenis yang pedaging, karena lebih besar ukuran badan dan cocok untuk di konsumsi. Di bawah ini merupakan patokan apabila anda ingin membeli bibit kelinci yang baik.

  1. Memiliki gerakan yang lincah.
  2. Kondisi badan yang sehat dan tanpa cacat.
  3. Memiliki bulu yang bersih.
  4. Kondisi telinganya tidak tertekuk.
  5. Memiliki mata yang bersih.

Jika anda ingin memilih jenis kelinci pedaging cukup memperhatikan indukan dan betuk tubuh yang besar.

3. Pakan kelinci.

Pada umumnya pemberian makan pada kelinci peliharaan cukup di berikan sayuran atau pellet khusus.

Untuk jumlah pakan yang di berikan sesuaikan dengan jenis kelinci dan umur. Apabila anda memelihara kelinci hias pati pemberian makanan lebih sedikit dari kelinci pedaging.

Memelihara kelinci hias memiliki banyak keuntungan, selain harga jual yang cukup mahal pemberian pakan juga lebih sedikit dari jenis pedaging. Jenis pakan yang bisa anda berikan seperti sayuran dan buah-buahan, contohnya.

  • Sayur kangkung.
  • Brokoli.
  • Wortel.
  • Paprika.
  • Ampas tahu.

Pemberian pakan yang berkualitas merupakan salah satu tips menggemukkan kelinci secara alami dan aman. Penggemukan kelinci cocok untuk anda yang memelihara jenis pedaging.

4. Perawatan.

Dalam proses perawatan kelinci cukup mudah, namun semua itu tergantung pada anda sendiri.

Salah satu perawatan kelinci adalah membersihkan kandang secara rutin. Dalam membersihkan kandang secara rutin dapat mencegah timbulnya berbagai macam penyakit.

Efek negatif jika anda mengabaikan kebersihan kandang bukan hanya akan menimbulkan berbagai penyakit namun, nafsu makan kelinci juga akan menurun.

Maksimalkan untuk melakukan pembersihan kandang setiap hari, namun jika anda tidak sempat waktunya maka bisa di lakukan setiap seminggu sekali.

Intinya menjaga kebersihan kandang kelinci itu sangat penting, demi pertumbuhan kelinci.

5. Cara membedakan kelinci jantan dan betina.

Untuk mencari tahu membedakan kelinci jantan dan betina cukuplah mudah jika kita paham caranya.

Namun seringkali para peternak yang baru memulai masih belum bisa membedakan jenis kelamin kelinci. Untuk anda yang masih bingung membedakan silahkan simak tips di bawah ini.

Kelinci Jantan.

  1. Memiliki bentuk kepala yang agak kotak.
  2. Badanya berukuran lebih kecil dari betina.
  3. Tidak terlalu agresif.
  4. Memiliki bentuk tonjolan di atas anus.

Kelinci Betina.

  1. Bentuk kepala yang bulat.
  2. Memiliki badan yang lebih besar dari pejantan.
  3. Pergerakan yang lincah dan agresif.
  4. Terdapat gundukan di atas anus.

Itulah cara membedakan kelinci jantan dan betina dengan mudah. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai, cara budidaya kelinci secara alami dan modern untuk pemula. Jika ada pertanyaan seputar tema di atas, silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.

Tinggalkan komentar