Bisnis SPA Menggunakan Produk Bahan Alami Beromset Miliyaran Rupiah di Bali

Tidak ada kata terlambat untuk meraih kesuksesan, hal ini dibuktikan oleh sepasang pensiunan asal Bali yang mereka meraup omzet miliaran rupiah per tahun dari usaha produk SPA bahan dasar alami yang mereka tekuni.

Bisnis SPA Menggunakan Produk Bahan Alami Beromset Miliyaran Rupiah di Bali

Berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, termasuk minat kaum hawa pada produk kecantikan alami. Salah satu diantaranya adalah Mira yang rutin melakukan spa di akhir pekan, belajar dari pengalaman orang-orang di sekitarnya Mira lebih memilih perawatan berbahan dasar alami untuk mempercantik diri. Meski hasilnya tak bisa dirasakan dalam waktu singkat.

Bisnis SPA Menggunakan Produk Kecantikan Alami Beromset Miliyaran Rupiah

Menurut penjelasan dari Ni Putu Mirah Krisna, yaitu pemilik dari usaha Spa alami dari usaha ini adalah jika menggunakan bahan nikel mungkin yang pakai cream pemutih wajah itu dia cepat whitening.

Tapi lama-kelamaan akan menjadi pink kemudian orang juga takut kena sinar matahari harus bawa payung ke mana-mana. Namun apabila perawatan di sini dia bahannya aman natural, jadi dari buah-buahan dari temu temu jadi efek sampingnya hampir nggak ada cuman memang lebih lama.

Usaha SPA Menggunakan Produk Bahan Alami Beromset Miliyaran Rupiah di Bali

Produk SPA natural seperti lulur dari buah dan rempah, terbukti memberi ketenangan dan melemaskan syarat-syarat tubuh tanpa memberi efek samping seperti iritasi. Hal inilah yang membuat usaha produk spa natural pun semakin berkembang pesat, salah satunya adalah Bali tangi.

Dengan modal Rp.50 juta pada tahun 2003 kini pelopor produk spa natural ini bisa meraup omzet sampai 1,7 miliar rupiah per tahun. Di balik angka fantastis ini bukanlah anak muda berusia produktif ,melainkan sepasang pensiunan asal Bali.

Sang suami Soekarno diberhentikan oleh sebuah perusahaan farmasi di Jakarta saat krisis 1998 dan terpaksa harus pulang ke Bali. Terlebih saat itu ia sudah berusia 53 Tahun namun ia tak patah semangat dan memutuskan untuk mendirikan Bali tangi.

Arti kata Bali tangi sama dengan bangkit kembali, kalau dalam arti yang sebenarnya adalah Kami ingin bangkit walaupun sudah umur. Jadi kami tidak ingin kena Post Power Syndrome. Bahan organik yang digunakan untuk membuat produk ini amat mudah ditemui di Indonesia.

Contohnya lulur guguk yang menggunakan beras dan kencur, serta serbuk buah atau rempah sesuai keinginan pelanggan seperti stroberi atau teh hijau. Dengan karyawan yang hanya berjumlah 54 orang produk spa yang dihasilkan bisa mencapai 200 jenis, mulai dari lulur, sabun aromaterapi, hingga kompres untuk rematik.

Harga jual produknya berkisar antara Rp20.000 hingga Rp450.000 per buah, meskipun terbilang konsisten dalam hal kualitas bukan berarti tak ada kendala yang ditemui dalam perjalanan usaha ini. Biasanya tergantung musim seperti buah-buahan, tergantung musim terus daun-daunan juga pada musim hujan kita susah.

Tapi kan bisa disiasati kalau pas musim buah alpokat kita membuat tepung alpokat yang lebih untuk persiapan sampai 6 bulan. Dinilai sebagai penggerak agrobisnis khususnya di Bali sukanya dan Juliani sudah sering dapat penghargaan dari lembaga usaha ataupun pemerintah, terkait dengan ketahanan pangan.

Di Bali tadi sukses menjual tak hanya di dalam negeri, namun juga di beberapa negara seperti Jepang, Perancis dan Dubai. Itulah kisah tentang seorang pensiunan dari bali yang berbisnis lewat produk spa menggunakan bahan alami, dan memiliki penghasilan sampai miliyaran rupiah. Jika ada pertanyaan seputar tema di atas, silahkan hubungi saya bisa lewat komentar di bawah ini.

Tinggalkan komentar