6 Cara Budidaya Buah Tin Dengan Sangat Mudah Cocok Untuk Pemula

| |

Budidaya buah tin sukses – Buah TIN atau ARA yakni salah satu ragam tumbuhan yang menghasilkan buah dimana buahnya bisa dikonsumsi. Buah Tin mempunyai format yang unik dan rasa yang manis. Didunia buah tin sangat banyak jenis-jenisnya selain itu menariknya lagi Buah TIN atau yang kerap kali disebut sebagai buah ARA ini mendapatkan julukan buah suci dari taman surga.

Cara budidaya pohon tin cocok untuk pemula

Hal ini tak terlepas dari keistimewaannya, sebab ada salah satu buah yang diceritakan dalam AL-Qur’an Surah At-tin yang mempunyai posisi sama dengan buah Zaitun. Buah TIN juga mengandung banyak gizi dan kaya akan nutrisi yang tentunya bagus untuk kesehatan tubuh manusia.

Buah Tin bisa mengatasi penyakit hipertensi dan juga kolesterol, membersihkan hati dan limpa, mencegah kanker dan kecing manis, mengurangi sesak nafas, dan masih banyak lagi. Buah yang mempunyai nama latin Ficus carica ini adalah salah satu ragam tanaman buah yang berasal dari negara Arab, dan banyak di budidayakan ke negara-negara Eropa, Asia dan Australia.

Penyebutan kata buah “Tin” sendiri berasal dari bahasa Arab yang diketahui juga dengan Ara (buah ara atau pohon ara). Tumbuhan ini sebetulnya masih berkerabat dengan pohon beringin dari genus yang sama merupakan Ficus. Pohon buah tin bisa tumbuh sampai ketinggian sekitar 10 cm dengan batang lunak berwarna abu, daun agak besar berlekuk kedalam dengan 3-5 cuping.

Buah tin sebetulnya dasar bunga yang menyusun bulatan, ukuran panjang buahnya sekitar 3-5 cm. Buah tin mempunyai warna hijau ketika muda dan berwarna ungu bila sudah masak. Mungkin belum banyak orang yang membudidayakan buah yang satu ini. Dengan seluruh keunggulan dan keistimewaan tanaman buah TIN, layak kalau Buah TIN ini dibuat salah satu koleksi tanaman di halaman rumah  selain itu harga buah tin juga relatif murah hal ini sangat cocok untuk di jadikan bisnis budidaya buah tin.

Anda Berminat membudidayakan buah TIN di halaman rumah anda ?
Pada postingan kali ini tambahmulyo.com akan memberikan review seputar tutorial budidaya pohon TIN supaya tumbuh dengan bagus dan berbuah maksimal. Simak penjelasanya dibawah ini.

Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Tin yang Menguntungkan dan Memiliki banyak Manfaat bagi Kesehatan

1. Persiapan Bibit

A. Perbanyakan Dengan Biji
Untuk budidayakan Tanaman buah tin dengan biji, Pilihlah buah tin yang tua atau yang telah mengering.  Belah buahnya serta pisahkan biji dan kulitnya. Jemur biji buah tin sampai kering, kemudian angkat biji yang dijemur lalu letakkan di tempat yang kering.

manfaat buah tin terbaru yang belum diketahui orang

Jika sudah setengah hari mongering, rendam biji buah tin menggunakan air panas. Hal ini bertujuan untuk mengambil biji yang baik, apabila biji buah tin mengambang itu artinya kuhualitas bijinya jelek. Rendam selama 30 menit untuk melihat biji yang mengapung dan yang tidak.

Siapkan sebuah wadah untuk menyemai biji-biji buah tin, bisa di semai dengan polybek atau lahan pendederan. Isi dengan campuran Tanah, sekam maupun pupuk sangkar, dan pasir dengan dengan perbandingan 2:2:1 (2 Tanah : 2 Sekam atau pupuk sangkar : 1 pasir). Diamkan dahulu sekitar 2 hari sebelum biji buah tin disemai.

Tebarkan biji buah tin secara merata di daerah penyemaian dan tutup dengan tanah tipis lalu di ratakan. Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi dan petang hari untuk menjaga semaian lembab, jangan menyiram secara berlebihan supaya biji buah tin tidak membusuk, cukup siram dengan system spray.

Biji buah tin akan berkecambah selama kurang lebih 3 pekan dari penebaran semaian. Sesudah menjadi tunas buah tin memiliki ketinggian 15cm, benih bisa dipindahkan ke pelastik polybag kecil sebelum ditanam ke lahan tanam permanen.

B. Perbanyakan Dengan Metode Mencangkok

  • Pilihlah batang buah tin yang muda dan berkulit hijau sebab pertumbuhanya cenderung cepat.
  • Siapkan piastik transparan dan cocopeat.
  • Membalut batang tin dengan cocopeat yang telah dibungkus plastik transparan.
  • Panjang areal cangkokan 10-15cm saja.
  • Mengikat mass media cangkokan pada pangkal dan ujungnya memakai tali rafia.
  • Menyiram media tanam cangkokan. Setiap harinya lewat celah- celah yang disiapkan sebelumnya.
  • Setelah usia 30-45 hari cangkokan telah mempunyai banak tunas, siap dipotong lalu bisa dipindah kemedia normal.

C. Perbanyakan Dengan Metode Stek Batang

  • Memotong-motong batang atau cabang tanaman tin yang telah tua, kulit berwarna kecoklatan atau ungu dengan ukuran 10-15 cm.
  • Pertanda stek tadi dipotong miring.
  • Sesudah stek siap, lalu disemai ditempat persemaian yang terdapat media pasir dan kompos didalamnya.
  • Bekas potongan komponen arah di bagian stek tadi harus dilapisi dengan lilin, hal ini bertujuan agar tidak memebusuk.
  • Penyiraman rutin setiap hari untuk menjaga multimedia tanam selalu lembab.
  • Usia 45 hari, bahan stek mempunyai perkaran dalam besarnya banyak.
  • Pada saat itu tanda stek siap dipindah kelahan baru atau pot dengan media normal. 

2. Menyiapkan Lahan

Siapkan pot berukuran sedang atau dapat memanfaatkan drum bekas yang dipotong menjadi 2 komponen. Lalu mengisi pot dengan campuran Tanah dan pupuk sangkar dengan perbandingan 1:1. Pada saat mengisi tanah dianjurkan tanahnya subur dan gembur, prejudice lalu dicampur dengan sedikit pasir.

jenis-jenis pohon tin yang ada di dunia

Biarkan pot yang sudah berisi campuran Tanah dan pupuk seminggu sebelum ditanami. Andai anda berharap menanam buah tin di perkarangan perumahan, usahakan daerah penanaman tidak menghalangi masuknya cahaya matahari. Membuat sebuah lubang tanam yang memiliki ukuran 50cm x 50cm dan memiliki kedalaman 50-60cm.

Isi lubang dengan memakai pupuk sangkar, lalu campurkan dengan sekam padi (jika punya).
Biarkan lubang selama 1-2 pekan sebelum ditanami supaya pupuk sangkar bisa mengabsorpsi dengan bagus dalam Tanah.

3. Tahap Penanaman Pohon Tin

Benih Tanaman buah tin yang sudah siap bisa dipindahkan ke pot atau lubang tanam yang sudah disiapkan, lepas pembungkus polybag perlahan supaya tanah semaian tak hancur. Masukkan ke pot atau lubang tanam dan tutup kembali dengan memakai Tanah, kemudian padatkan secara perlahan. Lakukan penyiraman sesudah pohon buah tin telah selesai ditanam. Penyiraman sewajarnya saja, supaya pohon buah tin tidak membusuk.

4. Tahap Perawatan

Perawatan tanaman buah tin pada dasarnya tidaklah terlalu susah, tanaman buah ini telah menyesuaikandengan iklim di Indonesia. Cukup lakukan penyiraman secara teratur pada pagi dan petang hari dengan penyiraman tidak berlebihan.

cara memilih pupuk yang baik untuk buah tin

Bersihkan sekitar pohon buah tin dari tumbuhan hama lainnya. Pemupukan bisa lakukan kembali sesudah umur pohon buah tin sekitar 4 bulan dari penanaman awal.

5. Mengenali Hama dan Penyakit Buah Tin

hama yang menyerang buah tin ini diantaranya hama penggerek batang, alhasil batang akan keropos dan membusuk lalu mengakibatkan kematian.  Perawatan bisa di lakukan dengan sistem menyuntik vaksin (obat untuk batang buah tin), hal ini dilakukan untuk mencegah hama yang sama.

6. Masa Panen

Panen Tanaman buah Tin bisa dilaksanakan saat tanaman ini menjelang umur tanam 4-5 bulan sesudah tanam. Dilakukan panen saat musim panas, karena buah akan kian banyak dan cocok untuk di panen.

Itulah 6 cara budidaya buah tin dengan sangat mudah dan bisa dilakukan oleh seorang pemula, jadi jangan takut untuk memulai usaha ini. Mungkin itu saja dari saya, jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.

Previous

Cara Tepat Budidaya Buah Tin agar Cepat Berbuah Khusus Pemula

23 Usaha Ternak Menguntungkan Di lahan Sempit dengan Modal Kecil

Next
Previous

Cara Tepat Budidaya Buah Tin agar Cepat Berbuah Khusus Pemula

23 Usaha Ternak Menguntungkan Di lahan Sempit dengan Modal Kecil

Next

Tinggalkan komentar